• 9849-xxx-xxx
  • noreply@example.com
  • Tyagal, Patan, Lalitpur
Blog
Alessandro Del Piero Pahlawan Juventus Yang Terabaikan

Alessandro Del Piero Pahlawan Juventus Yang Terabaikan

Jika mendengar pemain dengan nama lengkap Alessandro Del Piero ini kita pasti akan ingat Juventus, hal tersebut tidaklah mengherankan pemain yang akrab disapa Alex ini membela tim dengan julukan Si Nyonya Tua ini selama 19 tahun lama nya dan menjadi klub terlama yang dia bela sepanjang karirnya senior sepakbolanya.

Alex lahir pada 9 November 1974 di Conegliano Italy, sejak kecil sudah sangat mencintai sepakbola. Ayah Alex yang bernama Gino Del Piero melihat keseriusan akan sepak bola dan membolehkan alex terus bermain bola di garasi. 

Dukungan Gino tidak berhenti sampai disitu, ayah alex yang bekerja sebagai tukang listrik pun memasang lampu penerangan di lapangan, agar Alex kecil bisa mengasah kemampuannya dan bermain bersama teman-temannya sampai puas setiap harinya.

Kemudian pada tahun 1982 Alessandro Del Piero memulai karir juniornya di San Vendemiano, terus belajar dan mengasah kemampuan sepakbolanya di klub tersebut.  Sampai pada tahun 1991 Alex remaja pindah ke pada ke klub senior bernama Padova dimana pada saat itu menduduki kasta serie-B dan disinilah karir sepak bola seniornya Alex remaja dimulai.

Tidak butuh waktu terlalu lama bagi Del Piero untuk menyesuaikan ritme permainan dan memberikan performa permainan yang ciamik, hanya berselang 2 tahun membela klub Padova tersebut permainan Alex sudah dilirik oleh Juventus dan berhasil membawanya pada tahun 1993.

Alex Dan Juventus

Memasuki tim inti si Nyonya Tua tidaklah mudah, Del Piero muda bermain dulu sebagai pemain pengganti sampai bisa membuktikan permainan dan kemampuannya pantas untuk turun ke tim inti. 

Setelah itu Alex diberi kesempatan menjadi starter utama pertama kalinya ketika Juventus melawan tim Parma, di pertandingan itu juga Alex membuktikan diri dengan mencetak hattrick pertamanya di Juventus dan memenangkan pertandingan tersebut.

Bermain di musim pertama nya untuk Juventus 1993-1994 Alex 14 kali tampil dan mencatatkan 5 gol untuk tim kuda zebra tersebut, kemudian terus mendapat posisi pemain inti dimusim berikut dan seterusnya.

Permainan yang cemerlang di setiap pertandingan membuatnya dipanggil untuk memperkuat tim nasional Italia, Alex tidak pernah absen dalam memperkuat timnas. Sampai pada piala dunia pada tahun 2006, timnas Italia berhasil keluar menjadi juara dunia dan Alex kembali berhasil mengangkat trofi. 

Alex merupakan salah satu eksekutor penalti dan tendangan bebas terbaik yang dipercaya oleh tim Juventus dan timnas Italia khususnya di babak adu penalti. Kecintaannya kepada tim kuda Zebra sangat terlihat ketika kasus calciopoly menerpa Juventus seketika itu juga 2 gelar kebanggan Scudetto Juventus pada kasta Serie A dibatalkan atau dicabut dan Juventus harus turun kasta ke Serie B.

Pada saat itu pemain profesional italia yang membelanya seperti Gianluca Zambrota, Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, dan  Ibrahimovic memilih hengkang dari Juventus. Pemain yang terus bertahan adalah Alessandro Del Piero dan Gianluigi Buffon meski harus berjuang ulang dari Serie B. 

Hanya 1 musim di Kasta kedua serie B Juve berhasil menjadi tim juara dan promosi ke kembali ke serie A dan Alex menjadi top skorer kompetisi musim tersebut dengan prestasi 20 gol.

Del Piero Terabaikan Hingga Pensiun

Kesetiaan dan kecintaannya pada Juventus tidak membuat Si Nyonya Tua terus mempertahankan, bagi bos Juventus semua itu hanyalah bisnis. Pemain yang dapat bermain bagus untuk Juve akan dibayar dengan harga pantas, pemain yang sudah lewat usianya dan sudah tidak lagi produktif harus digantikan dengan darah baru. 

Alex hengkang dari Turin pada tahun 2012 permainan terakhirnya, karena kontraknya sudah tidak lagi diperpanjang oleh Juve.  Alex sadar tidak ada yang bisa dilakukannya jika Juventus sudah tidak menginginkannya maka ia harus move on walaupun berat, kemudian Alex meneruskan karir sepakbolanya di Australia bersama Sydney FC. 

Bermain hanya 2 musim saja di Sydney FC, suami dari Sonia Amoruso tersebut bertualang kembali ke klub lain bersama Delhi Dynamos di India. Menginjak usia hampir 40 tahun Alex sudah tidak dipercaya dapat maksimal membela tim dan jarang diturunkan untuk bermain membela tim nya.

Tercatat dalam 1 musim Alex hanya diturunkan 10 kali tidak full time dan hanya berhasil mencetak 1 gol saja. Setelah musim berakhir Del piero sudah merasa waktunya untuk pensiun kemudian Alex mengumumkan gantung sepatu pada Oktober 2015.

Dari mulai bermain sepakbola profesionalnya sepanjang karier Alessandro del Piero menorehkan sejumlah rekor gol dan prestasi, yaitu 705 penampilan untuk Juventus mencetak 290 gol untuk Juventus di semua ajang. 

Termasuk 6 gelar scudetto Serie-A dan 1 piala Liga Champions, dengan torehan prestasi tersebut pihak klub ingin mempensiunkan nomor punggung 10 yang dipakainya, tetapi Del Piero menolaknya.